tak-menyusui-dan-hasilkan-asi-apa-sebenarnya-fungsi-puting-pada-laki-laki-1

Tak Menyusui dan Hasilkan ASI, Apa Sebenarnya Fungsi Pangkal Pada Laki-laki?

Dapatkan promo member baru Pengeluaran HK 2020 – 2021.

Suara. com semrawut Saat lahir, baik bayi laki-laki maupun perempuan memiliki bentuk puting dan payudara yang tampak sama. Namun semuanya berganti saat memasuki masa masa remaja.

Di bawah pengaruh hormon, payudara perempuan mulai bertukar dan membesar, begitu pun bagian puting. Sementara adam tak banyak berubah dan tumbuh lebih datar.

Semakin dewasa maka akhirnya hamil dan melahirkan, payudara perempuan juga akan mengeluarkan air susu yang menjadi sumber nutrisi perdana bagi bayi. Pertanyaannya saat ini, apa sebenarnya fungsi puting pada laki-laki?

Dari ujung pandang evolusi, beberapa ulung berpendapat bahwa puting laki-laki tetap ada, memang bukan karena memberikan keuntungan, tetapi karena tidak membahayakan. Jadi tidak ada manfaat selalu untuk menghilangkannya.

Baca Juga: Klungkung Diterjang Tornado, Rumah Rusak, Pohon Patuh

Namun, pada status tubuh tertentu, beberapa pria bisa menghasilkan susu. Dikutip dari The Conversation, situasi itu disebabkan kondisi medis yang menyebabkan ketidakseimbangan hormon. Susu yang diproduksi pria juga sangat mirip dengan ASI perempuan.

Tetapi, bagi kebanyakan laki-laki dengan hormon normal dan tidak agak-agak memproduksi ASI, apa sebenarnya fungsi puting?

Puting ternyata mampu merespons rangsangan erotis pada kedua jenis kelamin. Satu studi menemukan bertambah dari setengah peserta pria merasakan gairah seksual yang meningkat terhadap rangsangan pangkal.

Bahkan ada satu laporan yang menggambarkan seorang pria heteroseksual yang meminta pembesaran payudara tuk meningkatkan fungsi seksual di dalam putingnya.

Namun bagi beberapa pria, pembesaran payudara bisa menjadi konsekuensi tak terduga dari kelebihan berat pranata atau obesitas. Pembesaran susu pada pria, atau ginekomastia, juga bisa disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon dengan estrogen (hormon wanita) lebih penuh dibandingkan androgen (hormon pria).  

Baca Juga: Tiga Jam Oknum Pengajar Unej Diperiksa Polisi Terpaut Kasus Pelecehan Seksual

Kondisi itu kebanyakan dialami remaja laki-laki, tetapi mampu sembuh sendiri, meskipun bisa bertahan pada satu sebab sepuluh anak. Bertahannya susu membesar pada laki-laki kala kali dikaitkan dengan depresi, kecemasan, gangguan makan, masalah citra tubuh dan kurang percaya diri.