Permutasi Ria Miranda Bertahan dan Berkembang Selama 10 Bulan Pandemi

Permutasi Ria Miranda Bertahan dan Berkembang Selama 10 Bulan Pandemi

Bonus harian di Keluaran SDY 2020 – 2021.

Suara. com – Tahun 2020 adalah tahun yang penuh tantangan untuk para desainer dan penggiat mode. Namun, dengan niat yang kuat, perancang busana muslim Ria Miranda lestari melangkah untuk tetap berkarya. Pandemi dan segala keterbatasan yang disebabkannya justru memacu perempuan bernama penuh Indria Miranda ini untuk berinovasi menghasilkan produk-produk yang menginspirasi nilai kebaikan.

Selama pandemi, Ria Miranda melegalkan bahwa ada banyak perubahan serta adjustment yang harus dilakukannya. Hal ini karena dirinya melihat adanya penurunan daya beli masyarakat akibat pandemi. Penjualannya mengalami penurunan kira-kira 25%, sehingga ia terpaksa harus mengurangi jumlah produksinya.

“Hampir 80% rencana tarikh 2020 tidak dapat dilaksanakan karena pandemi, ” katanya kepada Bahana. com, Jumat (11/12/2020).

Ria Miranda mengesahkan bahwa usahanya mengalami hambatan yang luar biasa gegara pandemi. Lengah satunya karena partner garment mengalami shutdown saat PSBB, akibatnya koleksi eksklusif Ramadhan untuk Galeries Lafayette gagal launch.  

Baca Juga: Ramai Miranda Rilis Koleksi Terbaru Lewat Gelaran Fesyen Online

Menunda buatan yang sebenarnya sudah siap launching, mau tak mau harus dilakukan, karena menurutnya, tidak relevan dan tidak menunjukan empati terhadap kondisi pandemi bila tetap memaksakan diri. Padahal, dekat semua koleksi tahun 2020 telah direncanakan sejak 2019, sehingga pada dasarnya sudah siap semua.

“Secara istimewa, untuk produksi, kita melakukan modifikasi pada koleksi setelah Ramadhan. Tersedia perubahan jenis kain yang digunakan menjadi katun, rayon, tencel yang lebih nyaman digunakan untuk harian, ” katanya

Ria dan timnya pula melakukan adjustment untuk menghadapi perubahan-perubahan tersebut, seperti target sales kembali dan penyusunan alokasi budget ulang. Dan yang tak kalah istimewa adalah inovasi pada produk serta penjualan agar mampu bertahan di tengah pandemi.

Inovasi pada Produk
Ria Miranda melakukan kurang penyesuaian pada koleksi-koleksinya, seperti melaksanakan bergo instan, baju di vila, baju di dapur, dan baju bertaman – yang dinamakannya Kumpulan Pandemi. Menurutnya, menyesuaikan koleksinya dengan gaya hidup customer yang di rumah saja malah menjadi trend baru. Ia bercerita ketika perdana kali meluncurkan bergo instan dengan sebenarnya dibuat dari sisa kain produksi. Responnya sangat positif. Lebih dari 20. 000 bergo instan terjual dalam waktu 1 bulan!

“Dan yang lebih menarik, kita mengurangi limbah kain yang tidak terpakai menjadi sebuah produk baru, ” kata Ria antusias.

Baca Juga: Tak Sembarangan, Ria Miranda Gunakan Bahan Terbaik untuk Busana Muslim Budak

Ria juga memproduksi masker yang selain memanfaatkan sisa potongan kain, juga memberikan kontribusi untuk dana amal. Hasil penjualan masker digunakannya untuk membuat APD dan infak ke masyarakat sekitar.