Memakai Bahan Ilegal saat Manikur, Perempuan Ini Syok Kukunya Mendadak Copot

Memakai Bahan Ilegal saat Manikur, Perempuan Ini Syok Kukunya Mendadak Copot

Perkataan. com – Untuk menjaga kesehatan dan penampilan kuku, banyak yang memilih melakukan manikur. Meski begitu, pastikan bahwa bahan-bahan yang digunakan dalam manikur sudah aman.

Seorang ibu dua anak belum lama ini membagikan pengalaman mengerikan yang menimpa kukunya setelah manikur. Wanita 26 tahun ini syok mendapati kukunya tiba-tiba copot.

Melansir The Sun , Rabu (21/10/2020), ibu bernama Rachelann Gibson tersebut melakukan manikur di salon & memasang kuku palsu.

Pasca pulang sebab salon, Rachelann sempat mengangkat barang dan tidak sengaja menjatuhkannya di atas tangan. Akibatnya, kuku buatan wanita ini lepas bersama kuku aslinya.

Baca Pula: Rajin Manikur, Aki 73 Tahun Selamat dari Kanker Paru-Paru

“Boks yang jatuh menerjang kuku dan membuat kuku akrilik dan kuku asliku copot. ”

“Aku segera ke rumah sakit karena kerusakannya cukup parah, setelah diperiksa dan berbicara pada perawat, saya sadar aku beruntung karena tidak butuh operasi di bantalan kuku, ” tambahnya.

Ilustrasi kuku jari. (Pixabay)

Ternyata, salon tempat Rachelann melaksanakan manikur menggunakan bahan ilegal dengan bernama MMA ( Methyl methacrylate ).

MMA dipakai untuk melekatkan kuku palsu, tapi bahan tersebut tergolong ilegal karena menghasilkan lem yang terlalu kuat hingga awet berminggu-minggu.

Ibu 26 tahun ini kendati sempat melakukan riset soal MMA sepulangnya dari rumah sakit. Rachelann baru tahu jika MMA ternyata sudah dilarang di industri kuku selama bertahun-tahun.

Membaca Juga: Karantina pada Rumah, Kylie Jenner Copot Seluruh yang Palsu dari Tubuhnya

Jika dipakai, MMA dapat menyebabkan keburukan permanen pada kuku hingga asal rasa di ujung jari.