Dukung Perempuan Berdaya Saat Pandemi Lewat Program Mentoring UMKM

Dukung Perempuan Berdaya Saat Pandemi Lewat Program Mentoring UMKM

Suara.com – Perempuan dikenal sebagai salah satu pilar utama ekonomi bangsa. Meski ‘hanya’ di level mikro, namun wirausahawan perempuan dikenal menjadi kelompok yang mendominasi.

Terlebih di masa pandemi Covid-19 yang masih melanda Indonesia seperti sekarang. Banyak dari perempuan yang secara tiba-tiba berbondong-bondong melakukan usaha rumahan dan berjualan online.

Dilansir laman Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan digitalisasi UMKM sendiri merupakan kunci pemulihan ekonomi.

Itu juga yang coba dilakukan oleh kolaborasi antara Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) dan platform reseller bisnis online, Dusdusan melalui acara bertajuk ‘Program Mentoring Dusdusan x YCAB’.

Mentoring UMKM secara online (Dok. Dusdusan)

CEO & Co-Founder Dusdusan.com Christian Kustedi menjelaskan bahwa program pelatihan kewirausahaan digital tersebut diadakan untuk meningkatkan pengetahuan ibu rumah tangga terkait digital.

Peserta diajarkan bagaimana memasarkan produk secara online sehingga tetap produktif mendapatkan penghasilan tambahan di masa pandemi seperti sekarang.

“Program mentoring ini dijalankan selama 8 minggu untuk ibu rumah tangga yang berada di bawah naungan YCAB. Mentornya sendiri adalah reseller Dusdusan, ibu rumah tangga yang berpengalaman dan sukses merintis bisnis melalui platform Dusdusan,” ujar Christian melalui siaran pers yang diterima Suara.com, Minggu (30/8/2020).

Dalam batch atau grup awal, sebanyak 150 ibu rumah tangga anggota YCAB ikut berpartisipasi dalam program mentoring ini.

Materi yang diberikan meliputi perkenalan dunia digital, pemanfaatan fitur dan bagaimana cara memasarkan produk secara online dan offline.

Program mentoring diadakan melalui Whatsapp group. Setiap harinya mentor akan mengirimkan materi harian yang telah disusun untuk para partisipan. Disediakan pula jam khusus untuk diskusi terkait materi tertentu.